Bedakan kemampuan mesin dan toleransi produk
Peralatan laser 30 kW Jiangxin dapat memotong pelat dan profil, dengan kapasitas pelat hingga 60 mm. Nilai 0,01 mm menunjukkan positioning accuracy sistem gerak. Nilai ini bukan jaminan untuk kualitas tepi potong, deviasi lubang, atau toleransi komponen setelah pengelasan. Penerimaan tetap berdasarkan gambar dan dimensional inspection.
Nesting, piercing, dan heat input
Nesting mempertimbangkan grade material, ketebalan, arah rolling, dan piece mark. Jarak komponen, lead-in, posisi piercing, serta lubang kecil memengaruhi hasil material dan kestabilan potong. Untuk pelat tebal, daya, kecepatan, fokus, nozzle, dan assist gas harus diseimbangkan. Cutting sequence, skip cutting, atau zoned cutting membantu mengurangi konsentrasi panas dan pergerakan pelat.
Bevel dan allowance proses
Gambar fabrikasi harus menjelaskan bevel angle, root face, root gap, dan metode pemrosesan. Dimensi potong juga perlu allowance untuk fit-up, weld shrinkage, dan straightening; positioning accuracy tidak dapat menggantikan allowance tersebut.
First-article inspection dan pemilihan proses
First-article inspection memeriksa material, ketebalan, dimensi, lubang, squareness, dross, kondisi daerah terpengaruh panas, dan piece mark. Setelah disetujui, file nesting dan parameter dilepas untuk batch. CNC flame atau plasma cutting tetap dapat dipilih untuk pelat di luar rentang efektif laser, blank besar, bevel tertentu, atau rough cutting dengan throughput tinggi. Keputusan harus mempertimbangkan mutu tepi, proses lanjutan, kapasitas, dan biaya.
